20 Sep 2014

POKOKE BATU BERGAMBAR

 Teraskota - Surabaya: Entah suatu pilihan atau memang sudah terpanah dengan batu bergambar ada banyak orang hanya mau mengoleksi batu bergambar. "Pokoke batu bergambar," kata Anton, penggemar batu bergambar yang menganggap dirinya sudah mbalung sumsum dengan batu bergambar. Hal itulah yang membikin Anton setiap hari rela membelajakan  uangnya demi lempengan yang bahan batu bergambar. Tidak hanya itu saja. Anton juga membelanjakan uangnya untuk membeli bongkahan batu mineral padat seberat antara lima kilo gram sampai ratusan kilo gram hanya untuk ditempatkan sebagai penghias halaman dan ruang tamu rumahnya. Pendek kata batu mineral yang berpotensi gambar  seakan-akan menjadi nadi kehidupannya sehinbgga tidaklah heran kalau seharis-hari Anton mendekatkan diri dengan lingkungan penggemar batu bergambar. Kok ngak mengkoleksi batu permata, berlian, ruby, safir dan jamrud? tanya penulis kepada Anton. Bapak dua anak ini mengaku memiliki koleksi tetapi sangat terbatas. Lalju bagaimana pandangan istri Anda tentang ketergilaan Anda pada batu bergambar? tanya penulis dalam suatu kesempatan. Anton menjawab dengan renyah serenyah  makan krupuk. "Tidak pernah ada hobies apa saja berjalan mulus. Selalu ada tantangan, di antaranya dari rasan-rasan istri kita. Saya juga menghadapi hal itu. Tetapi karena saya tetap memberikan nafkah setiap bulannya dan mencukupi untuk kebutuhan seluruh keluarga maka hobi saya menyenangi batu bergambar agak tidak terhambat. Namun demikian istri saya tetap ngrasani kalau saya membawa pulang bahan batu gambar yang bongkahan batu. Hitung-hitung hobi sebagai keseimbangan hidup daripada saya melakukan kegiatan yang negatif dan tidak produktif, misalnya melacur atau sembunyi-sembunyi menyimpan istri muda, he...he...he..." ulas Anton seraya  menggemakan tawanya yang menggelegar.
Memang Anton adalah satu di antara jutaan penggemar batu bergambar yang konsisten dengan komitmennya. Dan umumnya para hobies atau gemlovers memiliki koleksi yang ternyata dapat membuahkan nilai ekonomi yang jauh lebih besar karena harga batu bergambar termasuk batu mineral bongkahan harganya terus melangit dalam jangka panjangnya. Sekarang tinggal bagaimana gemlovers mengkomunikasikan investasi batu bergambar sebagai aset yang dapat menambah nilai ekonomi kepada istri dan anak-anaknya dan di situlah sebenarnya esensi dari pokoke batu bergambar. (dk) 

MENGAPA BATU BERGAMBAR UNTUK MATA CINCIN LEBIH SULIT?

Teraskota - Surabaya: Selama ini ukuran besar -besaran batu bergambar,baik untuk liontin maupun kepala ikat pinggang atau gesper  menjadi fenomna karena dapat dengan mudah gambar-gambar dikomunikasikan ke tengah khalayak luas. Akan tetapi batu bergambar dalam bentuk mata cincin yang memang serasa sangat pribadi, invidual, justru memiliki kelebihan bila dibanding dengan batu bergambar dalam banetuk liontin ataupun geseper. Mengapa?  Secara teknis ukuran besar batu bergambar mudah untuk diatur lebih lanjut, baik diperkecil maupun dicari alternatif gambar lainnya. Apalagi pemotongan batu bergambar menjadi ukuran lebih kecil dan bia penggosokannya tidaklah terlalu mahal. Memang banyak penggemar batu bergambar berpandangan bahwa mencari gambar-gambar ukuran besar lebih mudah dan tidak terlalu banyak konsentrasi. Akan tetapi setelah batu bergambar digosok dan membentuk liontin atau gesper maka dibutuhkan tempat yang setidaknya menjamin batu bergambar tersebut aman. Berbeda dengan ukuran kecil batu bergambat khususnya untuk mata cincin. Selain butuh ketelatenan untuk mencari gambar, pun gambar-gambar kecil untuk cincin sangat sulit karena persoalan pada belah dan atom pada batu mineral yang umumnya berbentuk blok-blok dengan garis memanjang dan titik-titiknya dalam jumlah banyak.  Memang batu bergambar dalam bentuk mata cincin memiliki tingkat kesulitan yang tinggi, khususnya pada saat memframing dan membingkai gambar-gambarnya. Selain itu tingkat resikonya jauh lebih besar ketimbang membentuk ukuran besar batu bergambar. Salah sedikit saja dalam menetapkan gambar dan apalagi salah dalam memframing dan membingkainya maka gambar akan
menjadi berubah dan bahkan dapat menghilangkan gambar itu sendiri. Di
samping itu gambar-gambar pada batu dengan ukuran kecil khususnya untuk mata cincin harus mengembangkan wujud  garis dan titik yang  membentuk gambar-gambar menjadi jelas, realis dan setidaknya mengembangkan warna kontras agar mudah disimak oleh penggemar batu bergambar lainnya. Itulah sbabnya jumlah batu bergambar untuk cincin jumlahnya jauh lebih sedikit. lalu muncul pertanyaan. Apakah batu bergambar dalam ukuran cincin lebih mahal ketimbang batu bergambar dalam ukuran besar yaitu ukuran liontin dan gesper? Kesemuanya dikembalikan kepada selera pasar, bukan? (deka) 
       

19 Sep 2014

BATU BACAN IDOLA DI PAMERAN PERMATA INDONESIA 2014


Batu bergambar realis
Natural kecubung kalimantan
 Teraskota - Surabaya: Pameran batu permata Indonesia di Mangga Dua Jakarta yang berlangsung sejak 17 September lalu tergolong sukses. Menurut Drs Suharjo Bagus Tanto, MSi, Ketua Umum Penggemar Batu Bergambar Indonesia, pameran permata di Mangga Dua yang diisi dengan kompetisi batu mulia Indonesia, termasyk kompetisi batu bergambar menarik animo pengunjung  yang relatif besar. "Pameran batu mulia sekali ini tergolong sukses," komentar Pak Harjo, sapaan hangat drs Suharjo Bagus Tanto. Yang manrik dari penyelenggaraan pameran batu permata adalah promis batu mulia yang digali dari perut bumi Indonesia sendiri seperti batu dari Aceh, Kalimantan, Pacitan, Sukabumi, Garut, Sulawesi, dan yang lagi "in" adalah batu chalcedony crysocola yang akrab disebut batu bacan dari Kab. Halmahera Utara Provinsi Maluku Utara. "Batu bacan jadi idolo di pameran batu permata. Peminatnya luar biasa banyaknya sehingga harganya cukup melawan," tutur Pak Harjo. Sementara Very, pedagang khusus batu bacan mengatakan, harga batu bacan yang sudah jadi yakni kristal seperti plastik, bersih dan warnanya hijau toska apalagi tidak ada bintik-bintiknya, dengan berat sekitar 25 krat dapat mencapai harga Rp 100 juta. Bahkan ada batu bacan yang benar-benar prima ditawarkan seharga Rp 1 miliar. Inilah fenomena batu bacan yang lagi naik daun dalam jagat batu permata internasional. Ketika menyinggung kompetisi batu bergambar Pak Harjo mengatakan animo pesertanya cukup bagus
Batu bacan
karena datang dari berbagai kota/kabupaten di Indonesia dan batu bergambar yang dipertandingkan dinilai secara obyektif dengan mengedepankan kreteria yang terukur. Pemenang lomba batu mulia Indonesia, termasjuk batu bergambar menurut rencana akan diumumkan hari Jumat dan nama-nama pemenang dimuat lengkap pada penerbitan majalah batu permata indonesia edisi September ini juga. (dk)

16 Sep 2014

HARI INI KOMPETSI BATU BERGAMBAR DI MANGGA DUA JAKARTA

Teraskota - Surabaya: Bagi siapa saja penggemar batu bergambar dan batu-batu yang digali dari perut bumi Indonesia, baik dari ujung Timur Indonesia maupun ujung Barat Indonesia, seyogyanya mengikuti perkembangan kompetisi batu bergambar dan batu Indonesia lainnya di dalam sebuah pameran batu mulia Internasional yang menurut rencana dibuka hari ini, Rabu, 17 Septembr 2014 di Mangga Dua Jakarta Pusat. Kompetisi batu bergambar dan pameran batu mulia internasional tersebut diselenggarakan oleh pengelola sebuah majalah batu permata bekerjasama dengan Pemda DKI Jaya  sebagai kelanjutan dari lomba batu bergambar dan pameran batu permata di Ciracas Bogor beberapa bulan yang lalu. Panitia penyelenggara lomba batu bergambar sekali ini cukup kooperatif dengan melibatkan Ketua Umum Komunitas Batu Bergambar, Drs Suhardjo Bagus Tanto MSi sebagai salah satu juri kompetisi batu bergambar. Pak Hardjo, sapaan hangat Drs Suhardjo Bagus Tanto MSi sangat mengapresiasi tawaran panitia dan ia menyatakan akan mengemban amanah dengan seadil-adilnya dalam menilai batu-batu bergambar yang diajukan oleh para peserta dari seluruh Indonesia itu. Persoalannya selama ini belum ada suatu parameter dan kreteria tentang batu bergambar yang disebut berkualitas . Ada yang menyatakan batu bergambar harus mengedepankan gambar-gambar yang realis, nyata sebagaimana gambarannya manusia, binatang, dan benda-benda lainnya. Namun ada yang mengedepankan warna dahulu baru gambarnya. Dan ada yangmengembangkan batu bergambar yang berkualitas jika memenuhi kreteria gambar yang realis atau nyata, warnanya kontras, bahan batu chalcedonynya tidak cacat termasuk cacat halus dan batu bergambar harus dilengkapi dengan ID card atau sertifikat dari laboratorium gems. Ada juga yang mengembangkan parameter  batu bergambar diakatakan berkualitas manakala gambar sebagaimana gambarannya manusia atau binatang memenuhi unsur gambar yaitu memenuhi ketentuan anatominya, deskripsi gambar, makna gambar, arti gambar, proporsionalitas gambar, kejelasan gambar dengan tokoh besar, tokoh mitologi, binatang mitologi, punya keterkaitan dengan psikografi, dan interes dengan warna, dan bahannya sendiri tidak cacat sedikitpun.   (dk)



15 Sep 2014

AWAS BATU BERGAMBAR REKAYASA

Chalcedony rekayas  warnanya
Batu bergambar hasil rekayasa 

Teraskota - Surabaya: Perkembangan batu bergambar  yang kian membumi dan memperspektifkan harga yang realtif mahal maka tidaklah heran kalau ada sejumlah orang tergerak untuk merekaysa gambar-gambar dengan harapan menangguk keuntungan ekonomi. Biasanya para perkayasa gambar-gambar pada batu bergambar bukanlah orang-orang biasa akan tetapi memiliki skill atau ketrampilan seni lukis. Dengan kepiawaiannya dalam pemahaman tekniik  lukis yang dibarengi dengan pengenalan cat dan bahan kimia berwarna maka orang-orang yang tdak bertanggungjawab yang hanya memburu keuntungan bagi dirinya sendiri melakukan penambahan, misalnya titik pada mata, bulu mata, lekukan mulut, hidung, telinga dan bahkan pada sisi-sisi tertentu pada raut wajah. Umumnya gambar-gambar yang direkayasan adalah gambarannya tokoh keagamaan mislnya Yesus, bunda maria, kuan im, atau tokoh mitos lainnya. Sepintas kita akan geleng-geleng kepala dengan gambar-gambar yang sangat sempurna dan benar-benar realias. Gambarannya wajah Yesus, misalnya direkayasa sehingga persis dengan gambar-gambar Yesus di berbagai media cetak. Yang direkayasa dengan menambahkan garis, titik, dan bahkan blok adalah pada rambutnya, jambanghnya, hidung dan matanya. Rekayasa yang lain adalah pada sosok wanita, misalnya dibuatkan bibir sebagaimana pinang dibelah dua sehingga ketika muncul gambar-gambar rekayasa dan ditawarkan dengan kalimat manis maka khalayak  akan terkesima sehingga mengeluarkan uang puluhan juta rupiah. Akibat tidak memahmi batu bergambar maka pembeli dengan bangganya mempertontonkan batu bergambar hasil rekayas ke publik dan publikpun membetikan apresiasi dengan manggut-manggut, dan berdecak kagum. Celakanya batu bergambar hasil rekayasa itu juga dilengkapi dengan sertifikat hasil uji laboratorium gem. Memang benar bahana batunya yaitu chaklcedony memang natural akan tetapi lembaga gemnolog tidak melakukan uji gambar. Kalau toh di dalam sertifikat disebutkan komentarnya paling banter ditandai dengan died  atau tambahanya warna bahkan hit saja. Semengtara masyarakat luas tidak memahami apa arti hit dan penambahan warna. Oleh karena itulah para pecinta batu bergambar harus berhati-hati dan secara cerdas mampu menyimak batu bergambar tersebut natural termasuk warnanya atau  ada perekayasaan pada warna-warnanya. (dk)

BATU BERGAMBAR SANGAT EKSKLUSIF

Teraskota - Surabaya: Berapa banyak koleksi batu permata Anda? Lima, sepuluh, belasan atau bahkan ratusan biji? Saya yakin seyakin-yakinnya koleksi permata Anda yang terbanyak adalah batu permata berlian, ruby, safir, mata kucing dan jamrud. Justru di pasaran, termasuk di lapak-lapak kaki lima-batu jenis ruby, safir, mata kucinh dan jamrud sudah menjadi kesadaran publik meskipun batu permata jenis ruby dan lai sebagaianya itu  hasil rekayasa atau sintetik. Kalau disurvei secara acak maka batu permata yang dijual di berbagai stan, kios dan lapak kaki lima adalah sintetik bahkan tidak sedikit yang dibuat dari bahan kaca atau beling. Dengan demikian sebenarnya batu permata yang beredar luas di tengah khalayak sekitar 90 persennya adalah palsu atau tirus dan sintetik dalam perspektif laboratorium gems di dunia internasional. Memang warna dan kilauan batu sintetaik  menawan siapa saja yang  melihatnya. Apalagi harganya relatif sangat murah membuat siapa saja tergerak hatinya untuk membeli. En toh batu permata itu hanya sebagai penghias jari semari tangan. Hal itu bisa dimaklumi karena pembeli batu permata sintetik hanya untuk keperluan sesaat. Akan tetapi bagi penghobi batu permata maka yang diburu adalah batu permata yang benar-benar natural atau alami dan pada umumnya disertifikatkan di laboratorium pengindera batu (Gems). Justru dari miliaran permata sintetis dan permata natural  itu yang tak kalah menariknya adalah kehadiran  batu bergambar yang bahan bakunya adalah chalcedony atau batu permata tanggung dan sebagian besar adalah natural. Yang menarik batu bergambar baik sebagaimana gambarannya manusia, binatang, dan benda lainnya hanya satu-satunya di dunia sehingga pemakiannya sangat eksklusif. Apalagi batu bergambar tersebut multi warna sehingga sangat elegen kalau dipakai, misalnya untuk mata cincin dan liontin. Akan tetapi batu bergambar yang sempurna yaitu yang  gambar-gambarnya realis, nyata, dengan mengembangkan anatomi dan proporsionalitas yang pas amat sangat sulit. Tidak heran kalau bagtu bergambar sempurna ditawarkan dengan harga mahal bahkan banyak yang tidak ternilai. Jadi berbanggalah memakai batu bergambar sempurna yang realis yang mirip lukisan itu. (dk)        

BATU BERGAMBAR HURUF DAN ANGKA

Teraskota - Surabaya: Huruf dan angka yang merrupakan dasar bagi manusia untiuk mengenal ilmu pengetahuan memiliki makna tersendiri di tengah jagat batu bergambar. Ada yang mengkait-kaitkan dengan simbol nama, kelahiran dan bahkan lambang bagi perusahaannya. Ada juga yang mengkaitkan dengan perhitungan perbintangan yang dikaitkan dengan nasib, dan tidak sedikit yang   mengkaitkan huruf dan angka sebagai estetika saja. Yang jelas gambar-gambar sebgagaimana gambarannya huruf dan angka yang realis, persis dengan kenyatannya mudah disimak oleh anak-anak usia Balita sudah cukup lama diburu para penggemar batu bergambar. Pasalnya  tingkat kesulitannya sangat tinggi. terutama dalam menentukan garis dan titik yang berangkaian. Misalnya angka 1, 7, 8 dan 9  atau huruf A, B, C, D dan seterusnya yang kesemuanya memiliki makna tersedndiri bagi pemakainya. Umumnya gambar-gambar huruf dan angka berada di dalam batu chalcedony transparan atau tekmbus cahaya dan khalayak menyebut batu gambar dalam. Selain itu potongan batu bergambar huruf dan angka  berupa  cabochon  atau seperti buah pete. Begitu sulit dan lbenar-benar langkan maka batu bergambar huruf dan angka  yang realis, pas dengan struktur garis-garis dan titik yang membentuk huruf dan angka tersebut  dipasarkan dengan harga relatif tinggi, belasan juta rupiah sampai puluhan juta rupiah. (dk)



  .

BERPALING KE BATU GARUT & KLAWING BERGAMBAR



 Teraskota - Surabaya : Setelah cukup lama tidak diperbincangkan tiba-tiba penggemar batu bergambar kembali ke bahan batu garut  bergambar dan batu klawing bergambar. Kedua jenis batu chalcedony agate tersebut memiliki komposisi varitas warna  kontras yang dapat membuat siapa saja terkesima  dan bahkan berdecak kagum. Sekitar lima tahun silam bahan batu garut dan batu klawing atau nogoswie diburu gemlovers  karena bahannya yang memiliki permukaan yang halus ketika digosok  apalagi jika memunculkan gambar-gambar sebagaimana gambarannya manusia dan binatang dengan warna khasnya yaitu hijau daun dan biru kehijau-hijauan dan merah meronanya. Memang tidaklah sederhana untuk mendapatkan bahan-bahan batu chalcedony garut dan klawing dewasa ini sebab para penambang batunya  sendiri memahami nilai ekonomisnya sehingga bahan dijual dengan harga melawan. Meskipun demikian para penggemar batu bergambar sejati tidak akan pernah membiarkan kesempatan berlalu begitu saja ketika mendapatkan bahan batu garut dan klawing. Seketika itu mereka membeli bahan batu garut dan klawing lalu memotong sebagian dan sisanya disimpan. Masalahnya bahan batu garut dan klawing semakin lama semakin langka karena bahan batu garut dan klawing tidak terbarukan lagi. Jadi siapa saja yang memiliki koleksi batu gariut dan batu klawing bergambar dapat bergembira sebab kelangkaannya memperspektifkan nilai harga yang relatif mahal. Apalagi kalau gambar-gambarnya sangat realis yaitu persis sebuah karya lukis. (dk)

14 Sep 2014

SEX DAN BATU BERGAMBAR

gambarannya dua sejoli
gembarannya Indehoi
Teraskota - Surabaya: Tidak pernah terbayangkan gambar-gambar apa dan seperti apa  yang akan muncul dari balik batu mineral padat sebagai bahan batu bergambar sebab kehadiran lempengan bergantung dari sejauhmana para penjual memotong bongkahan batu menjadi lempengan dan kemudian menjualnya  di lapak-lapak di pasar batu mulia, baik di Jakarta maupun di Surabaya. Entah mengapa muncul gambar  sebagaimana gambarannya manusia yang sedang melakukan hubungan badan atau sex? Kita, penggemar batu bergambar tidak tahu, dan bahkan tidak mengerti, tidak memahami akan adanya gambar-gambar di antatranya seperti gambar dua sejali yang sekan berhubungan badan tersebut. Yang pasti semua gambar-gambar pada batu bergambar adalah ciptaan Tuhan YME, natural dan alami. Kemampuan penggemar batu bergambar atau gems lovers hanya amencermati belah dan ataom pada batu lempengan lalu membingkai, memframing gambar, memotong dan menggosoknya lalu membingkai dalam bentuk cincin, liontin, gesper atau untuk kemutuhan lainnya. Jadi tidaklah mungkin merekayasa gambar pada batu bergambar sebab belah dan atom pada batu mineral padat terjadi ribuan bahkan jutaan tahun dalam suatu proses pembentukan batu baik dalam bongkahan maupun yang lebih besar lagi. Kalau toh ada manusia yang ahli dalam merekayasa batu mineral dengan potensi gambar-gambar akan tetapi kualitas batu mineral dengan gambar-gambarnya tidak akan natural manakala diindera dengan alat pembesar. Maslahnya bahan batu bergambar umumnya adalah jenis batu kekeras tanggung yaitu chalcedony agate, juspis, crysocola, atau yang sejenis yang kekerasannya 6  skala mohs. Nah batu kekerasan tanggung kalau direkayasa secara teknologi akan memakan biaya sangat tinggi karena batu kekerasan 6 skala mohs cendeung mengandung pasir, kapur, dan karsuil yang kalau ditampilkan apa adanya akan berharga murah. Berbeda kalau batu bergambar didapatkan secara alami dan gambar-gambar sendiri real atau nyata dan kalau diindera dengan mikroskop di laboratorium gemnologi mengembangkan segi naturalnya apalagi dilengkapi dengan sertifikat maka batu bergambar tersebut memiliki harga yang kompetitif di pasar batu mulia internasional. (dk)

   

KUALITAS BAHAN BAKU BATU BERGAMBAR MENURUN

lempengan sudah dipotong
lempengan sudah digosok
Teraskota - Surabaya:Semakin lama bahan baku batu bergambar semakin kurang baik alias menurun bila dibanding lima tahun silam. Bahan baku bastu bergambar adlah bongkahan batu mineral padat yang kemudian dibelah dengan gergaji mesin hingga membentuk lempengan-lempengan dengan ketebalan berfariasi antara 1 cm sampai 2 cm serta luasnya bergantung dari bentuk bongkahan batunya. Nah, dari lempengan - lempengan batu itulah para penggemar batu bergambar memburu gambar-gambar sebagaimana gambarannya mahkluk hidup ciptaan Tuhan YME yaitu manusia, binatang, tumbuhan dan benda lainnya serta benda-benda mati ciptaan manusia seperti kursi, bangunan, mobil, sepeda, pesawat terbang dan lain sebagainya. Memang batu bergambar yang mewarnai jagat batu permata dunia pada awalnya adalah gambar-gambar sederhana yang masih dapat dipersepsikan dan bahkan diperdebatkan oleh penggemar batu bergambar itu sendiri. Namun yang manarik justru harga batu bergambar sangat tinggi, mengalahkan harga batu safir ataupun ruby. Masalahnya gambar-gambar hanya satu-satunya di dunia. Artinya siapapun memaki batu bergambar tersebut maka dialah adalah satu-satunya yang memilikinya. Di situlah kebanggaan para penggemar batu bergambar. Pada awal perkembangan batu bergambar justru bahan-bahannya sanmgat berkualitas dan umumnya transpran dan transculent  dan jika digosok permukaannya licin seperii lilin. Dalam perkembangannya bahan batu bergambar semakin menurun. Kalau toh lempengannya padat, tidak tembus cahaya justru kusam, cenderung mengapur, dan bahkan di sana sini berlobang atau korosi. Jika lempengan transparan atau tembus cahaya justru di sana-sini cacat atau lubong kecil-kecil. Meskipun dapat ditutup dengan serbuk batu dengan lem akan tetapi bekasnya masih tambpak kalau diindera dengan optik pembesaran 20 X, misalnya. Meski demikian para penggemar batu bergambar tetap saja memburu lempengan, bahan batu bergambar sebab kebutuhan yang harus dimaklumi daripada tidak sama sekali memburu batu bergambar. En toh di antara lempengan yang kurang baik masih dapat ditemukan gambar-gambar berkualitas yaitu gambar yang real atau nyata atau realis yang memungkinkan ditawarkan dengan harga melawan kalau batu bergambar dilepas di pasar batu permata dunia. (


dk) 

WANITA MANDI, FENOMENA BATU BERGAMBAR

Teraskota - Surabaya: Mungkin ada sejumlah batu bergambar wanita sedang berpose. Akan tetapi ada juga batu bergambar yang menggambarkan  wanita sedang mandi. Batu bergambar ini sebuah fenomena dan mungkin satu-satunya di dunia. Selain anatominya jelas, real atau nyata dan gambarnya proporsional apalagi mengembangkan background yang mendukung gambarannya seorang wanita telanjang yang sedang mandi tersebut. Sebagai kolektor saya tidak habis pikir dengan gambar wanita telanjang yang sedang mandi dan  muncul dari permukaan lempengan batu mineral yang berpotensi gambar tersebut. Yang pasti kesemuanya  adalah ciptaan-Nya dan kita sebagai penghobi batu bergambar hanya dapat mengucapkan rasa puji syukur kehadiran Tuhan YME karena dengan ciptaannya, di antaranya batu bergambar akan banyak manusia mendapatkan rahmat dan nikmat-Nya. khususnya nilai ekonomi. Jadi, gambar-gambar pada batu bergambar sebagai apresiasi manusia yang mengembangkan hobi di bidangnya yang benar-benar positif, bermanfaat, dan bahkan dapat diwarsikan sebagai investasi jangka panjang  kepada istri, anak dan cucu. Sebab batu bergambar yang real, nyata, mengembangkan warna yang multi warna dan indah harganya tidak akan pernah turun dari tahun ke tahunnya.(dk) 

BATU BERGAMBAR BATU PERMATA BERKELAS


Teraskota - Surabaya: Batu bergambar tergolong batu permata berkelas? Pertanyaan ini sempat mengemuka di tengah komunitas jagat batu permata Indonesia. Sebagai besar penggemar batu permata setuju memaasukkan batu bergambar dalam segmentasi batu berkelas. Akan tetapi banyak penggemar batu permata mengingatkan akan pentingnya kreteria batu bergambar yang dimasukkan dalam segmentasi batu berkelas. "Saya berpendangan batu bergambar berkelas adalah batu yang memunculkan gambar-gambar real atau nyata, Dia dapat berbicara sendiri, sebab jelas anatominya sehingga gambar itu dapat seketika ditangkap oleh siapa saja yang melihatnya. Setidaknya batu bergambar berkelas itu gambarnya seperti gambar seni lukis. Orang awam cukup melihat lukisan lalu manggut-manggut, geleng-geleng kepala, dan berdecak kagum sebab dia lukisannya dapat berbicara, Nah batu bergambar yang saya maksudkan ya seperti lukisan itu," komentar Pak Beny, senior batu bergambar  Surabaya. Soal besar kecilnya bukan masalah. "Yang penting batu bergambar real," tandasnya. Memang tidaklah gampang untuk mendapatkan batu bergambar real itu sebab batu bergambar selain harus diburu juga sedikit ada misterinya. Bayangkan saja. Setiap hari digelar bahan batu bergambra dalam bentuk lempengan di Pasar Batu Mulia Jl Kayon Surabaya. Akan tetapi penggemar batu bergambar belum tentu setiap hari dapat menemukan gambar real. Kalau ditemukan gambar-gambar menurut persepsi amat sangat banyak, kata Pak Beny. Itulah sebabnya Pak Beny berpesan kepada juri kompetisi batu bergambar nasional yang akan digelar di Jakarta pada 17 - 25 September harus menempatkan kreteria real atau nyata dengan pembobotan nilai paling tinggi dan sesudahnya kreteria lainnya seperti corak warna, back ground, framing, bahan batunya mulus alias tidak retak atau cacat dan lain sebagainya. (dk)  

12 Sep 2014

KRETERIA BATU BERGAMBAR

Gambar KATAK 
Gambar KAMBING
Teraskota - Surabaya: Batu bergambar mulai membumi di tengah khalayak luas. Akan tetapi gambar-gambar pada batu bergambar belum dapat dideskripsikan parameternya secara pas karena masih diperdebatkan gambar yang seperti apakah  yang memenuhi kreteria gambar?  Memang bicara gambar tidak dapat dilepaskan dengan gambar itu sendiri. Nah, tentunya gambar itu sendiri harus
dapat didefinisikan menurut kaidahnya. Dalam kamus Besar Bahasa Indonesia, gambar didevinisikan sebaimana gambarannya manusia, binatang, dan benda lainnya. Kalau didiskripsikan anatomi manusia terdiri atas bagian kepala, leher, tubuh yang antara lain meliputi pundak dan angan serta dan bagian kaki. Kalau dirinci lebih jauh lagi, memiliki banyak elemen, antara lain rambut, wajah dengan telinga, mata, hidung, mulut, dan dan lain sebagainya. Deskripsi anatomi binatang jauh lebih rumit dan kompleks sebab nama-nama binatang memiliki anatomi sendiri-sendiri dan tidak ada yang sama, termasuk besaran binatangnya. Meski relatif sulit menentukan kreteria gambar pada batu bergambar namun disepati misalnya, anatomi dan gambar harus real atau nyata yaitu sebagaimana gambarannya manusia, binatang dan benda lainnya. Gambar  setidaknya menyerupai gambar real pada lukisan,  sehingga gambar dapat berbicara sendiri, gambar mencitrakan warna yang variatif, gambar mengedepankan satu arti, satu maksud dan satu makna, gambar dapat ngeblok dan  dapat di dlam batunya (gambar dalam), dan bahan mineralnya sendiri bersih, tidak cacat atau retak halus. Jika gambar pada batu bergambar dilombakan dalam sebuah kompetisi maka harus dapat dilakukan pembobotan nilai berdasarkan parameternya. Misalnya sebuah gambar ditasbihkan sebagai out standing  maka parameternyat adalah gambar tersebut real, berbicara sendiri, dan dibenarkan oleh kalayak luas sebagai gambar out standing. Gambar sangat spesifik, unik, dan langka serta tidak dimiliki orang lain, gambar mengembangkan nilai yang terkait dengan misalnya sebuah ritual agung, dan gambar mendunia. (dk)
 

9 Sep 2014

BATU BERGAMBAR PESAWAT CHALLANGER

Pesawat ulak-alik Challanger
Jet tempur AS F111
 Teraskota - Surabaya: Siapa menyangka di balik lempengan batu mineral chalcedony terdapat gambar-gambar sebagaimana gambarannnya pesawat ulak-alik Challanger dan pesawat tempur F111?  Apalagi gambarannya pesawat ulak-alik Challanger itu seakan-akan sedang landing di bulan dan back ground batu berwarna kuning  kian menguatkan gambar pesawat ulak-alik benar- benar di bulan. Dikemas dalam bentuk kepala ikat pinggang -- bahan monel yang digold platted -- ukuran 3 Cm dan batu  chalcedonynya sendiri berasal dari bumi Pacitan, Jawa Timur, tergolong cukup keras, 6,5 skala Mohs. Selain gambar sebagaimana gambarannya pesawat ulak-alik ternyata batu bergambar juga memunculkan gambar sebagaimana gambarannya pesawat tempur Amerika Serikat yakni F111 yang sedang terbang di angkasa. Anatomi pesawat dengan latar belakangnya memperkuat kesan tentang batu bergambar yang unik menarik, langka, dan tentunya only one in the world. (dk) .   

7 Sep 2014

BATU BERGAMBAR BURUNG WALET

Burung Walet
  1. Teraskota-Surabaya : Berkali-kali saya harus menggelengkan kepala ketika membeli lempengan batu chalcedony yang berpotensi gambar. Bagaimana tidak? Pada lempengan chaklcedony ukuran antara 10  X 5 x 1 Cm tersebut terdapat gambar-gambar yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya seperti gambarannya burung walet dan gambarannya burung hong. Ketika gambar-gambar tersebut saya framing dengan derajat yang pas dan saya bingkai dalam bentuk bulat dan oval ternyata gambar-gambar burung itu sangat realis. Persis sebuah lukisan alami. Apalagi dari anatomi dan proporsional dua gambar burung itu memiliki paruh, tembolok, badan dan ekor. Sungguh Tuhan YME yang maha pencipta dan maha mengetahui atas segalanya. Saya hanya dapat bersyukur diberi oleh Tuhan YME gambar-gambar yang unik, menarik, langka, dan satu-satunya di dunia. Koleksi batu bergambarku terus bertambah, Dari satu menjadi  belasan
    Burung Hong
     lalu menjadi puluhan terus menjadi ratusan dan menjadi ribuan dan tak terhitung lagi. (deka)

6 Sep 2014

BATU BERGAMBAR KEHENDAK TUHAN YME

Kuda poni
Kukang
Teraskota - Surabaya: Sungguh Tuhann YME maha pencipta atas segala=galanya. Termasuk menciptakan gambar-gambar pada batu mineral jenis chalcedony. Gambar-gambar menyerupai gambarannya binatang seperti kuda poni, katak dan kukang. Sebagai penggemar batu bergambar saya-pun takjub dan terkejut ketika mendapati gambar-gambar sebagaimana gambarannya binatang tersebut. Pasalnya struktur gambar-gambar pada batu bergambar dalam perspektif anatominya yaitu lekukan-lekukan mulai badan sampai ekor sangat sempurna. Dan bahkan proporsional itas badannya mendeskripsikan bagian kepala lengkap dengan mata, moncong, mulut. Kemudian ke leher, lalu ke badan, bahkan kaki dan ekornya.Ya Siapa yang menduga kalau gambar-gambar tersebut dapat muncul, baik di dalam batu mineral maupun di permukaan batu mineral tersebut. Yang pasti misteri gambar-gambar sebagaimana gambarannya binatang yang berada di batu mineral sulit dapat dianalisa secara empiris dengan akal sehat. Jadi gambar-gambar yang ada pada batu mineral, jenis chalsedony adalah kehendak Tuhan YME. Manusia hanya mampu membingkai gambar yang sudah ada, memotong, menggosok batunya, dan menampilkan sebagai benda seni yang antik, unik, menarik, dan satu-satunya di dunia. (dk)



5 Sep 2014

KOMPETISI BATU MULIA INDONESIA KEMBALI DIGELAR DI JAKARTA



Batu keladen Pacitan, antik
Batu garut, langka
Batu Sumatra, junjung derajat
Teraskota Surabaya: Indonesian Gemstone Competition and Exhibition (IGCE) kembali digelar di Jakarta. Direncanakan ajang kompetisi dan pameran batu mulia Indonesia selama sepekan sejak 17 September di gedung Mangga Dua City Jakarta Pusat. Menurut Ko Acin, penggemar batu bergambar Jawa Timur, ajang kompetisi batu bergambar akan berlangsung seru, selain karena sebelumnya pernah digelar acara serupa di Ciracas Bogor pertengahan 2014, juga biaya pendaftaran relatif turun yakni Rp 350 ribu/ item batu bergambar. Dimungkinkan penggemar batu bergambar dari Jawa Timur, khususnya Surabaya lebih mengapresiasi acara tersebut sehingga jumlah pesertanya akan lebih meningkat. Hanya saja Ko Acin berpesan para peserta kompetsisio batu bergambar pada ajang IGCE pada 17 - 25 September 2014 untuk tidak berharap banyak menjadi pemenang karena kuat kemungkinannya subyektivitas dewan jurinya lebih mengedepan. "Kita berharap ajang gemstone competition  pada 17 - 25 September 2014 di Jakarta  akan lebih trransparan dan mengembangkan kejujuran dalam penilaian sebab kompetisi batu mulia Indonesia akan membawa masa depan bagi perkembangan  dan kemajuan batu bergambar Indonesia. Oleh karaena itulah  panitia penyelenggara agar mempersiapkan dewan juri  yang memiliki kompetensi di bidangnya dan dewan juri agar  tidak terdistorsi kepentingan  para penggemar batu bergambar yang memiliki uang banyak,"  harap Ko Acin .Sementara itu kalangan Komunitas Penggemar Batu Bergambar Kota Surabaya menyatakan siap untuk menyambut ajang kompetisi batu bergambar Indonesia 2014 di Jakarta dii antaranya membawa batu bergambar dan batu mulia lainnya ke laboratorium untuk mendapatkan ID Card  dan sertifikat batu bergambar. Jenis batu mulia, asli Indonesia yang dipertandingkan di ajang IGCE adalah Batu Bacan (Bcn), Chalcedony (Cdn) seperti batu garut, keladen, batu raja, dan obi. Selain itu dibuka kelas  Indocres (IDC) seperti batu sungai dareh dan lumut aceh, Kalimaya (Klm) seperti black opal, susu, kristal, Amethys (Kcb = kecubung) ungu, kuning, colourless, Pandan (Pdn), Agate (Agt = akik) bergambar badar tidak tembus cahaya, kristal tembus cahaya, dan kelas bebas (Bbs) yang batunya memiliki keunikan dan keantikannya. Pemenang akan mendapatkan uang tunai dan penghargaan dari panitia penyelenggara IGCE  tersebut 
Batu mulia yang dipertandingkan dalam ajang kompetisi IGCF memang banyak dihasilkan dari perut bumi Indonesia, dan yang  menarik adalah batu bergambar  sebagaimana gambarannya mahkluk hidup Ciptaan Tuhan YME dan benda mati ciptaan manusia dan hanya  satu-satunya di dunia.
Batu garut bergambar burung
IGCE  pada 17 - 25 September 2014  merupakan off print Majalah Indonesia Gemstone, Jakarta yang bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta dengan tujuan memasyarakatkan batu mulia hasil tambang Indonesia ke jagat internasional sebagai salah satu produk yang memungkinkan dapat diunggulkan untuk ikut mengisi devisa negara, sekaligus upaya mempersatukan pecinta/kolektor batu mulia, khususnya gemlover batu mulia dari berbagai provinsi/kabupaten/kota di Indonesia. (deka)

4 Sep 2014

DIANGGAP HIDUP, PENGUSAHA KOREA BORONG BATU BACAN

Batu bacan palame warnanya terus berubah
Teraskota - Surabaya: Batu bacan yang hangat disebut jade of halmahera atau nama lainnya blue jade disebut-sebut digandrungi warga Korea Selatan, Taiwan, dan warga China dengan alasan batu bacan memiliki kadar chrysocola yang dapat berubah secara cepat. Dari warna biru muda menjadi biru toska dan warna  hijau menjadi hijau toska. Batu bacan akhirnya disebut batu hidup karena perubahan  warnanya yang luar biasa itu. Tidak berlebihan kalau etnis China, Korea Selatan, Taiwan mensejajarkan dengan batu jade atau batu giok akan tetapi batu bacan dianggap jauh lebih berkualitas. Selama ini batu jade yang dianggap berkualitas berasal dari Birma. Selama ribuan tahun batu jade birma dibentuk sebagai patung-patung pemujaan, lambang kemegahan kaisar China dan Korea Selatan dan sejumlah tempat pemujaan di Taiwan. Seiring dengan ditemukannya batu bacan yang fenomenal tersebut maka pengusaha Korea dan China mendatangi penambang batu bacan di kecamatan Palamea dan Kecamatan Bacan Kabupaten Harlahera Utara untuk memborong sebanyak-banyaknya bahan batu bacan yang masih dalam bentuk bongkahan dan beratnya tentu tidak dalam jumlah kilogram tetapi puluhan ton. Diperoleh keterangan batu bacan digali dari Pulau Kasiruta akan tetapi penggosokannya di Kecamatan Bacan sehingga dikenal sebagai batu bacan. (dk)
 

2 Sep 2014

PAMERAN BATU BERGAMBAR Di JOGYA, KOMPETISI BATU BERGAMBAR DI JAKARTA


Komunitas batu bergambar Surabaya
Pak Bagus saat pameran di Surabaya
Teraskota - Surabaya: Dua iven nasional tentang pameran batu mulia atau batu permata Indonesia, termasuk kompetisi batu bergambar diselenggarakan di dua kota, masing-masing di Kota Jogyakarta dan di DKI Jakarta pada September 2014. Menurut rencana pameran batu permata Indonesia di Kota Jogyakarta  akan diselenggarakan pada Hari ini, Rabu sampai Minggu mendatang. Kegiatan pameran tersebut diselenggarakan oleh komunitas batu permata Jogayakarta. Peserta, di antaranya dari Komunitas Penggemar Batu Mulia dan Bergambar  Kota Surabaya dipastikan ikut kegiatan tersebut. Pada Selasa sore Pak Bagus, salah seorang pimpinan Komunitas Penggemar Batu Mulia dan Batu Bergambar Kota Surabaya bersiap-siap berangkat ke Jogyakarta. Sedangkan pameran batu permata nasional sekaligus kompetisi nasional batu mineral asli Indonesia diselenggarakan di DKI Jakarta pada akhir September mendatang. Kegiatan pameran diisi, antara lain kompetisi batu asli Indonesia baik permata tanggung maupun batu bergambar. Permata tanggung yang dipertandingkan di antaranya batu bacan, batu kecubung, batu keladen pacitan maupun batu bergambar dari berbagai jenis, serta batu antik. Kegiatan pameran dan kompetisi batu mulia Indonesia diselenggarakan oleh sebuah majalah khusus batu permata. Sejumlah kolektor batu mulia /permata Jawa Timur bersiap-siap mengikuti pameran sekaligus akan berpartisipasi dalam kompetisi batu mulai Indonesdia tersebut, (dk).  .
 

31 Agt 2014

BATU BERGAMBAR MEMBUAT DECAK KAGUM

Pak Han tertarik dengan gambar sepak bola
Batu panca warna  chalcedony crysocola
Teraskota - Surabaya: Sapaan hangatnya Pak Han. Nama lengkapnya Handoko dan usianya 73 tahun. Meski kakek-kakek  namun semangat Pak Han menyala-nyala, persis anak muda usia 25 tahun. "Saya  ke sini (maksudnya ke pasar Batu Mulia Kayon Surabaya.) nyetir mobil sendiri," kata Pak Han dengan bangga. Memang dilihat sepintas ttubuh Pak Han ketika berdiri agak membongkok seperti kebanyakan kakek-kakek. Namun ketika mengamatii kedua tangan dengan jari jemarinya yang  cukup kencang  Pak Han sepantasnya untiuk berbangga, masih kuat menyetir mobil sendiri,  Apalagi ketika berada di depan stan-stan yang menjual batu mulia, termasuk batu bergambar,  Pak Han sangat antusias mengamati dan meminta melihat sendiri barang yang diminatinya dan memegangnya dengan erat dan kuat.  "Kalau batu permata seperti berlian, ruby, safir, amatis, saya sudah lumrah melihatnya. Tapi saya belum petrnah melihat batu-batu bergambar yang bagus-bagus," tutur Pak Han dalam suatu  perbincangan santai pada akhir Agustus 2014.. Penulis mencoba membuka laptop  lalu memperlihatkan foto-foto batu bergambar dengan harapan Pak Han  mengapresiasinya. Ternyata, sejurus kemudian Pak Han berseloroh  "Wou......Baru sekali ini saya melihat batu bergambatr dalam jumlah banyak dan kesemuanya seperti karya lukis. Apakah  kesemua batu bergambarnya masih ada?"  tanya Pak Han yang kemudian terus menerus berdecak kagum." Ck..ck..ck..., luar biasa. Ini nomor satu semuanya kalau diikutkan lomba..." kata Pak Han dengan decak yang belum lepas dari mulutnya. Ia kemudian berkomentar, "Wah kalau jumlah koleksi  batu bergambar seperti ini tentu bukan setahun dua tahun mendapatk batu gambarnya. Tentu  puluhan tahun. Menurut pendapat saya, mungkin seorang kolektor dapat satu batu bergambar setiap harinya. sudah luar biasa. Apalagi kalau sehari dapat misalnya sepuluh biji batu bergambar, tentu lebih sangat luar biasa,." Akhirnya  Pak Han  berkata, bahwa  sesuatu kesenangan atau hobi jika ditekuni secara serius maka  hobi akan memantik hasil yang memungkinkan untuk mendapatkan nilai ekonomi yang tak terkirakan. (dk)

HARGA BATU BACAN EDAN-EDANAN. HARGA BATU PIRUS BERTAHAN

Pirus warna langit biru
Batu bacan doko
Teraskota - Surabaya : Kompetisi harga batu mulia, asli Indonesia, kian sengit saja. Batu chalcedony crysocola atau hangat disebut batu bacan menjadi buah bibir. Penjual batu permata, baik di kaki lima di berbagai sudut kota Surabaya dan Kota Gersik maupun di sentra-sentra penjualan, batu mulia, khususnya di  Jl Kayon  Surabaya dan di  belakang PMK Jl Pasar Turi Surabaya, semuanya menawarkan batu bacan kepada setiap pembelanja.  Seorang pembelanja, sebut saja, Ko Ahok, sempat mengurungkan niatnya membeli batu bacan ketika penjual menawarkan harga sampai Rp 15 juta/biji liontin untuk bacan warna biru toska, kristal dan transparan. "Wah harga batu bacan mengalahkan harga batu corundum, baik ruby maupun safir," tutur Ko Ahok. Warga Gersik  itu mengatakan di Jl Usman Sadar Gersik, tiap hari banyak pedagang kaki lima permata menggelar dagangannya dan kesemuanya menawarkan harga batu bacan dengan harga selangit. Ko Ahok ke Pasar permata Jl Kayon Surabaya dan berspekulasi mendapatkan batu bacan yang kualitas spesial dengan harga miring. "Eeee, ternyata harga batu bacan di Surabaya juga edan-edanan,"  kata Ko Ahok dengan mimik serius. Tapi, kita penggemar batu permata merasa gembira sebab batu mineral Indonesia kini mampu berkompetisi dengan batu impor, antara lain ruby, safir, jamrud dan lain sebagainya. Sementara itu batu mulia yang bertahan dd tengah euforia batu bacan adalah batu pirus, khususnya dari persia. Harga batu pirus kualitas prima, biru pancai dengans serat kurung dan zisenya besar antara 30 - 50 crar  berkisar antara Rp 35  juta -  Rp 100 juta. Itu berarti harga batu pirus tidak tergoyahkan,. Selain itu batu Indonesia yang juga booming adalah bulu macan, yang merupakan fosil limbah  pabrik tebu. Namun  harganya relatif  namun tidak semahal batu bacan maupun batu pirus.(dk) 

SENI AKIK BERGAMBAR YANG TERGOLONG LANGKA, ONLY ONE IN THE WORLD

Loading...