19 Sep 2010

PASAR BATU AKIK

Pasar Permata Kayon Surabaya Bergairah

Teraskota Surabaya: Kembali bergairah perdagangan Pasar Batu Permata di Jl Kayon Kota Surabaya, Jawa Timur, Indonesia setelah dua pedagang lempengan batu akik (agate stone) masing-masing Pak No dan Kandar, menggeber  gerainya di belakang pasar batu permata yang didirikan tahun 1986-an itu. 
Akik Bergambar Setelah digosok
Berburu akik bergambar di Pasar Kayon
Belasan pemburu seni batu akik bergambar nyaris setiap hari, kecuali Hari Minggu, berbaur dan berebut untuk memilih, memilah, menyeleksi lempengan batu akik sebagai bahan utama seni batu akik bergambar itu. Namun belum tentu para pemburu mendapatkan akik bergambar sesuai gambarannya meski mereka sudah berjam-jam mengamati dengan seksama keseluruhan lempengan batu akik itu. Begitu sulitnya mendapatkan seni batu akik bergambar tsampai kemudian seseorang yang telah mendapatkan gambar yang sesuai dengan gambarannya misalnya manusia, bintang, dan benda lainnya, meski tidaklah sempurna, langsung ditawar seharga  20 kali lipat bahkan dapat lebih oleh kolektor lainnya .
Sebagaimana harga sebuah lempengan batu akik yang berpotensi gambar dengan ukuran jari-jari sekitar 20 cm dengan ketebalan  antara 2 -5 Cm senilai Rp 5.000,00 (USD 0,5 $). Tetapi untuk mendapatkan gambarannya manusia, binatang, dan benda lain yang sempurna tidak seperti membalik telapak tangan. Seorang pemburu batu akik bergambar sampai membeli 20 lempengan atau Rp 100 ribu/hari  (10 $) belum tentu akan mendapatkan gambarannya yang sempurna dalam kurun setahun atau 352 hari. Artinya dengan investasi belasan juta rupiah belumlah menjamin seorang pemburu seni batu akik bergambar mendapatkan gambarannya yang sempurna, proporsional, sesuai dengan anatomi gambarannya. Sehingga tidaklah heran kalau seni batu akik bergambar menjadi bernilai dan mahal sebab untuk mendapatkan  bahannya  saja butuh effort, nilai usaha, waktu, konsentrasi dan apresiasi diri. Apalagi gambarannya manusia, binatang, dan benda lainnya yang menyembul dari batu akik hanya satu-satunya di dunia sehingga tergolong antique stone. Tidaklah heran kalau kemudian seni batu akik bergambar imenjadi fenomena dan menjadi penyeimbangan dalam perdagangan batu permata internasional. (deka)

Rock Art Picture Exciting Carnelian
Kayon Permata Market Surabaya


Teraskota Surabaya: Back excited Gems Market trading at Jl Kayon Surabaya, East Java, after two merchant agate slabs (Agate stone) each of Mr. No and drive, menggeber outlet behind the gemstone markets, founded in 1986 out of it .
Dozens of agate hunters pictorial art almost every day, except Sunday, blend in and scramble to select, sort, select agate slabs as the main ingredient that pictorial art agate. But not necessarily in accordance agate hunters get the picture even though they have long hours is closely watching the whole slab agate.
Once the difficulty of getting agate pictorial art is not surprising that someone who has obtained an appropriate image with the image such as human, stars and other objects, although not perfect, immediately offered 20 times that number may be even more than that.
As the price of an agate slabs that have the potential size of the image with the radius of about 20 centimeters with a thickness of between 2 -5 Cm Rp 5.000 (0,5 $). But to get the idea humans, animals and other items that are perfect not like flipping your palms. A pictorial agate hunters to buy 20 slabs or USD 10 $ per day will not necessarily get a perfect picture over the past year or 352 days. This means that by investing tens of million of rupiah has not ensure an agate hunters pictorial art to get a perfect picture, proportionately, in accordance with the anatomical picture. So it is not surprising that agate pictorial art becomes valuable and expensive because in order to get the ingredients just takes effort, the value of effort, time, concentration and self appreciation. Moreover, the picture man, animals and other objects protruding from agate only one in the world so classified antique stone. It is no wonder then agate pictorial art and a balancing imenjadi phenomenon in the international gem trade. (Deka)


   

Tidak ada komentar:

SENI AKIK BERGAMBAR YANG TERGOLONG LANGKA, ONLY ONE IN THE WORLD

Loading...